Sastra & Seni
Konsekuensi Dogma
01 Juni 2017
| Sastra & Seni
| Dibaca 4822 kali

Ketika dogma agama menutupi kalbu
Kekerasan hati, menutupi pemikiran baru
Keyakinan ego merasa paling benar sendiri
Pembuktian diri dalam propaganda aksi
Dirimu memilih untuk menunjukkan
kekerasan,
Yang kau anggap melambangkan superioritas
Dirimu menolak segala diskusi,
Yang mengarahkan kompromitas
Keberagaman sikap kau hindari
Perbedaan pendapat kau caci maki
Pengagungan ideologi yang kau anggap paling hakiki
Pandangan hitam-putih yang membantah segala diskusi
Memilih untuk membenci sebelum mengetahui
Memilih untuk menyakiti sebelum mengenali
Ketika dogma agama menutupi kalbu
Dirimu menjadi buta dan tuli,
Akan semua logika dan fakta nurani
Surabaya, 31 Mei 2017
Penulis : Septyawan Akbar
TAG: #agama #aspirasi #humaniora #karya-sastra
LPM Retorika FISIP Unair
@lpmretorikafisip
@ngs5967e
@retorikafisipua