» Website: https://www.retorika.id » Email: redaksi@retorika.id, lpmretorikafisipua@gmail.com » Alamat: Gedung FISIP Unair, Jl. Dharmawangsa Dalam 4-6 Surabaya 60286 » Telepon: 085850150198.

Opini
Kebebasan Pers dan Implementasinya
08 Mei 2017 | Opini | Dibaca 1659 kali
Pers Bijak: - Foto: Pod Universal
Kebebasan Pers Haruslah Disikapi Dengan Bijak Dan Dibarengi Dengan Tanggung Jawab Dalam Implementasinya

retorika.id - Kebebasan pers merupakan hak mutlak yang dimiliki sebuah lembaga jurnalistik. Pers ideal ialah pers yang mampu memberikan informasi faktual tanpa adanya intervensi dari pihak manapun.

Kondisi pers Indonesia masa kini telah memiliki tingkat kebebasan yang lebih baik dari masa lalu. Pers masa kini tidak lagi terbelenggu pada otoritas pemerintah. Bahkan ruang gerak mereka telah diatur dalam Undang-Undang tanpa adanya tambahan Peraturan Pemerintah (PP). Kebijakan ini tentunya menguntungkan  pers untuk bersikap  independen tanpa campur tangan pemerintah.

Meskipun pers masa kini telah mendapakan kembali hak

®iklan

Pasang iklan Anda di sini!
Hubungi » 082112438727

®iklan

kebebasannya, namun problematika yang mereka alami juga cukup kompleks. Netralitas sebuah lembaga pers sedang berada pada fase kritis. Pers sering kali dijadikan alat untuk menyebarkan isu propaganda oleh sekelompok golongan. Hal ini tentunya mencederai hakikat pers sebagai lembaga yang terbebas dari segala kepentingan politik praktis.

Selain itu, problematika lain yang dialami lembaga pers ialah maraknya berita palsu atau hoax. Masyarakat sering kali dibuat gaduh akibat adanya informasi tersebut. Mereka juga mengalami kesulitan untuk membedakan mana informasi yang bersifat benar dan mana yang bohong.

Keberadaan smarthphone juga semakin membuat kebebasan pers saat ini tidak hanya dinikmati oleh insan pers saja, namun juga masyarakat pada umumnya bisa mengakses segala macam informasi melalui perangkat teknologi ini. Penyebaran hoax memang cepat, tingkat literasi masyarakat Indonesia yang rendah pun menjadi salah satu faktor yang menyebabkan cepat tersebarnya informasi-informasi palsu tersebut.

Dengan demikian, melihat banyak merebaknya informasi hoax, pers harus menyajikan pemberitaan yang benar, komprehensif dan cerdas, pers dituntut untuk selalu akurat. Fakta harus disajikan sebagai fakta, dan pendapat harus dikemukakan sebagai murni merupakan sebagai pendapat.

Peran pers sebagai penghubung masyarakat dengan pemerintah juga merupakan contoh implementasi dari kebebasan pers yang bisa menyalurkan informasi secara tepat. Masyarakat tentu akan menyalurkan aspirasinya kepada pemerintah melalui pers jika terjadi suatu hal yang salah, hal itu didukung dengan kebebasan pers yang bisa mengkritisi pemerintah dalam mengeluarakan kebijakan yang merugikan masyarakat.

Kebebasan pers harus digunakan dengan semestinya dalam mengungkap fakta kebenaran yang teradi. Jadi, kebebasan pers dalam implementasinya haruslah  bisa dipertanggungjawabkan dan digunakan secara bijak.

 

Penulis: Muhammad Irfan Afwandi

Editor: Choir dan Endah


TAG#aspirasi  #fisip-unair  #gagasan  #lpm-retorika