Opini
Brandingnya Bersinar, Sampahnya Nyebar
18 Agustus 2024
| Opini
| Dibaca 668 kali
.jpg)
Di tengah antusiasme kampus dalam menyambut mahasiswa baru dengan branding dan kebanggannya akan peringkat, terdapat hal yang disayangkan dan berpotensi menimbulkan kesan buruk. Pengelolaan sampah yang belum optimal terpampang nyata di beberapa titik kampus, sebuah kontradiksi dari pencapaian ranking. Hal ini menimbulkan pertanyaan akan komitmen kampus dan elemen didalamnya dalam mewujudkan “Green Campus” yang sebenarnya.
Retorika.id- Pengenalan Kehidupan Kampus Bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) universitas berguna untuk memupuk rasa bangga dalam diri mahasiswa terhadap kampusnya. Maka dari itu, kampus harus bisa memberikan kesan positif di benak mahasiswa baru. Unair sendiri sudah melakukan berbagai macam branding, contohnya dengan cara memamerkan peringkat dan titel 8th Most Sustainable University. Namun, kejadian di lapangan baru-baru ini membuat branding tersebut kembali dipertanyakan.
Dalam rangkaian ospek yang masih berlangsung, tertangkap dua gambar yang menunjukkan sampah yang berserakan di lingkungan kampus. Gambar pertama
ditangkap pada (18/08/2024) di Galeri Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP), Kampus B, Unair (lihat
thumbnail berita, foto sebelah kiri, -red). Sedangkan pada gambar kedua ditangkap pada (14/08/2024) di sekitar area Kampus C, Unair (lihat thumbnail berita, foto sebelah kanan, -red). Penampakan yang cukup disayangkan di tengah penyambutan mahasiswa baru, kemegahan acara dan fasilitas yang ada dapat ternodai oleh satu faktor kebersihan yang tidak dikelola secara baik.Problematika sampah tidak hanya terbatas pada masa PKKMB atau kepanitiaan lainnya. Terdapat berbagai penampakan lainnya yang terjadi di sekitar kampus, khususnya berkaitan dengan puntung rokok yang masih marak ditemukan di beberapa lokasi kampus. Hal ini tentu disayangkan. Branding kampus tidak terbatas pada pencapaian akademis dan pelayanan sumber daya manusianya, namun juga fasilitas dan andil dalam menjaga keberlanjutan. Unair sendiri telah menempati ranking #8 Most Sustainable University in Indonesia pada UI GreenMetric World University Rankings. Dengan posisi tersebut, harusnya persoalan pengelolaan sampah menjadi perhatian utama, terutama pengelolaan sampah dalam acara sebesar PKKMB. Diperlukan perhatian khusus dalam hal kebersihan bagi seluruh kepanitiaan dalam melaksanakan suatu acara sebagai bentuk tanggung jawab dan andil dalam mewujudkan lingkungan kampus yang bersih. Upaya yang dapat dilakukan untuk ke depannya adalah dengan mengalokasikan sumber daya manusia yang spesifik dalam menangani masalah kebersihan, sehingga tanggung jawabnya tidak jatuh ke tangan divisi yang sudah memiliki tugas pokok tersendiri seperti Divisi Perlengkapan atau Korlap. Meskipun begitu, beban dalam mengelola sampah di lingkungan kampus merupakan tanggung jawab kolektif, tidak hanya petugas kebersihan atau divisi lingkungan. Perlu adanya kolaborasi antara semua pihak agar dapat mewujudkan “Green Campus”, yang nyaman dan bersih. Jangan sampai pencapaian saja yang perlu disosialisasikan ketika timpang dengan realita yang ada di lingkungan kampus itu sendiri.
Penulis: Sakha R.H
Editor: Vraza Cecilia
TAG: #aspirasi #fisip-unair #satire #universitas-airlangga
LPM Retorika FISIP Unair
@lpmretorikafisip
@ngs5967e
@retorikafisipua