» Website: https://www.retorika.id » Email: redaksi@retorika.id, lpmretorikafisipua@gmail.com » Alamat: Gedung FISIP Unair, Jl. Dharmawangsa Dalam 4-6 Surabaya 60286 » Telepon: .

Liputan Khusus
Beredar Mekanisme Liputan Pers, KOC Amerta 2025: “Belum Diterbitkan secara resmi”
31 Juli 2025 | Liputan Khusus | Dibaca 745 kali
Beredar Mekanisme Liputan Pers, KOC Amerta 2025: “Belum Diterbitkan secara resmi” : Beredar Mekanisme Liputan Pers, KOC Amerta 2025: “Belum Diterbitkan secara resmi” Foto: Panitia Humas Amerta
Tak hanya mahasiswa baru, beberapa Lembaga Pers Mahasiswa di Unair pun turut hadir untuk meliput runtutan PKKMB hari pertama Universitas Airlangga. Namun, beredarnya mekanisme pers memunculkan sejumlah pertanyaan di kalangan LPM di Unair. KOC Amerta 2025, Afzal, bersedia untuk diwawancarai dan mengkonfirmasi kondisi yang terjadi.

Retorika.id - Pada Kamis (31/07/2025), PKKMB Universitas Airlangga mulai digelar. Seperti tahun-tahun sebelumnya, hari pertama dibuka dengan pengukuhan mahasiswa baru 2025/2026. Berjalannya agenda ini tidak hanya dihadiri oleh mahasiswa baru Unair, tetapi juga pihak-pihak lain termasuk Lembaga Pers Mahasiswa (LPM) yang melakukan liputan. 

Namun, sesaat setelah acara dimulai, beredar dokumen Mekanisme Pers untuk peliputan Amerta Universitas Airlangga 2025 di kalangan LPM di Unair. Isi dokumen menyatakan beberapa hal yang wajib dipatuhi oleh pers yang ingin meliput Amerta 2025. Dokumen ini sempat menimbulkan keresahan karena tidak ada pemberitahuan sebelumnya.

Y, salah seorang anggota LPM di Unair membagikan tanggapannya pada kami. “Infonya itu terlalu mendadak dan juga nggak jelas. Bahkan, pimred kita itu sampe nge-WA sampe


malem-malem baru dikasih tau SOP persnya.”

Menanggapi hal tersebut, Moch. Afzal Iftikharus S. R. selaku KOC Amerta 2025 mengklarifikasi bahwa dokumen yang tersebar belum berlaku dan masih dalam tahap perumusan. “Kemarin itu, kita juga muncul idenya kayak dadakan gitu. Jadi mungkin dari persiapannya, kayak, kita ingin mengundang teman-teman dari pers sendiri itu, dari kami sendiri persiapan juga masih banyak persiapan. Ibarat kayak last minute-lah akhirnya kita memunculkan ide (red: mekanisme pers) itu.”

Afzal menuturkan bahwa tujuan dibuatnya mekanisme pers tersebut adalah untuk mengetahui media-media pers yang meliput Amerta, baik dari dalam kampus maupun luar kampus. “Dari kami tuh ingin tahu aja siapa aja pers-pers yang masuk di dalam Amerta itu.”

Ia mengaku pihaknya menghargai kode etik yang dianut LPM serta terbuka atas kritik dan saran yang ingin disampaikan mengenai perumusan dokumen tersebut. 

“Pers kan punya kode etik sendiri. Kita juga bisa menangkap itu. Kita juga oke, kita tahu kode etiknya pers. Temen-temen juga ada nih misal, ‘poin a ini gak gini mas, gini gini gini,’ oke kita menerima.”

Meski begitu, X, salah seorang anggota salah satu LPM di Unair menuturkan bahwa ia sempat khawatir terhadap dokumen mekanisme pers yang tengah disusun ini. Menurutnya, informasi yang disampaikan terlalu mendadak dan rancu sehingga berisiko terjadi kesalahpahaman.

Senada dengan pernyataan X, Y dari LPM di Unair yang lain menambahkan, “Aku harapnya sih enggak ada yang aneh-aneh juga sih. Katakanlah worst scenario kita mungkin fotonya harus disetorkan ke panitia dulu, dicek. Semoga enggak ada kejadian gitu.” 

Baik X, maupun Y sama-sama berharap agar LPM dilibatkan dalam penyusunan dokumen mekanisme pers. Afzal menjelaskan bahwa Mekanisme Pers akan diberitahukan lebih lanjut sebelum tanggal 4 Agustus dan akan melibatkan LPM untuk perumusannya. 

“Kami ada rangkaian di (tanggal) empat, lima, yang emang utamanya di situ. Nah, itu kan masih ada jangka waktu dari tanggal sekarang dan tanggal empat itu yang mungkin nanti bisa melibatkan temen-temen pers untuk ya kita diskusi bareng-bareng mengenai mekanisme ini mungkin dari temen-temen pers bagaimana tanggapannya, masukannya bagaimana.”

 

Penulis: Afi Khoirunnisa dan Claudya Liana M.

Editor: Salwa Nurmedina 




TAG#dinamika-kampus  #pers-mahasiswa  #  #