» Website: https://www.retorika.id » Email: redaksi@retorika.id, lpmretorikafisipua@gmail.com » Alamat: Gedung FISIP Unair, Jl. Dharmawangsa Dalam 4-6 Surabaya 60286 » Telepon: .

Liputan Khusus
Lomba Share Story Resmi Ditiadakan, BEM FISIP dan BEM KM Psikologi Turut Mengapresiasi
14 Agustus 2021 | Liputan Khusus | Dibaca 182 kali
Lomba Share Story Resmi Ditiadakan, BEM FISIP dan BEM KM Psikologi Turut Mengapresiasi: - Foto: Instagram @kastrapsiunair
Berkaitan dengan program kerja Healthy For All Vol.3 milik Kementerian Sosial Masyarakat BEM Unair, kegiatan lomba Share Story menuai kritikan karena dinilai problematik. Merespon hal ini, diskusi diselenggarakan dengan melibatkan Kementrian Sosial Masyarakat BEM Unair, BEM FISIP, BEM KM Psikologi, dan dosen Psikologi Unair untuk mengklarifikasi permasalahan tersebut. Press release pun diunggah, dan kegiatan lomba Share Story resmi ditiadakan.

retorika.id- Sehubungan dengan program kerja Healthy For All Vol.3 yang diselenggarakan oleh Kementerian Sosial Masyarakat dengan mengadakan rangkaian kegiatan berupa lomba Share Story dan Webinar Nasional,  perlombaannya yang mengusung tema "Let's Share Your Mental Illness Stories" tersebut menuai kritikan dari banyak pihak karena dirasa sebagai ajang adu nasib.

Merespon hal ini, BEM FISIP dan BEM KM Psikologi Unair berkolaborasi untuk merilis pernyataan sikap di akun Instagramnya masing-masing pada (2/8). Dalam pernyataan sikap tersebut, terdapat poin-poin yang perlu disorot, utamanya mengenai tujuan, ketentuan konten, dan mekanisme kompetisi program kerja Healthy For All Vol.3 yang tidak sesuai dengan semangat dan tujuan awal Kementerian Sosial Masyarakat.

Kemudian terkait indikator penilaian, juga terdapat ambiguitas karena tidak dijelaskan secara rinci. Selain itu, para juga dikritik karena nilai-nilai kompetensi yang berhak membeli label "pemenang" bagi para penyintas serta parameter apa yang digunakan untuk menilai kreativitas dan orisinalitas suatu cerita  tidak diketahui.

Selain itu, juga terdapat ketidaksesuaian antara keterangan poster dan petunjuk teknis. Poster lomba tersebut adalah tentang Mental Illness, namun di sisi lain juga terdapat sub-bab mengenai Quarter Life Crisis dan Self Love, yang tentunya merupakan sebuah kontradiksi. Penggunaan istilah pun juga campur aduk, sehingga karakteristik perlombaan tersebut terkesan problematik.

Adapun mengenai surat pernyataan sikap, bahwasanya terdapat tujuan yang hendak disampaikan

®iklan

Pasang iklan di sini!
Hubungi » lpmretorikafisipua@gmail.com

®iklan

oleh BEM FISIP dan BEM KM Psikologi kepada semua pihak yang hendak menyelenggarakan program kerja. Alangkah baiknya dalam menginisiasi program kerja melakukan riset dan diskusi dengan pihak terkait terlebih dahulu agar tepat guna.

"Melalui surat pernyataan sikap, tujuannya adalah sebagai pengingat bagi siapapun yang hendak menyelenggarakan kegiatan untuk melakukan riset terlebih dahulu ataupun berdiskusi dengan pihak-pihak yang concern di bidangnya, agar produk yang diangkat tepat sasaran serta bermanfaat bagi banyak pihak," ucap Dita Nabila selaku Kepala Departemen Kajian Isu Strategis BEM KM Psikologi saat dihubungi Tim Retorika via WhatsApp pada (9/8).

Ketika surat pernyataan sikap tersebut rilis, Yoga Haryo Prayogo selaku Ketua BEM FISIP mengaku bahwa BEM FISIP dan BEM KM Psikologi dihubungi oleh Menteri Sosial Masyarakat BEM Unair, yakni Diza Mevia.

“Setelah kami mengeluarkan surat pernyataan sikap atas program kerja tersebut, sekitar pukul 23.00 malam saya dihubungi oleh Mas Diza selaku menteri. Saat itu kami saling menjelaskan dari perspektif kami, dan beliau juga mengabarkan jika acara dibatalkan,” terang Yoga pada Tim Retorika melalui Line (9/8).

Kemudian selang beberapa hari setelah surat pernyataan sikap tersebut dirilis, Dita mengungkap bahwa pihak penyelenggara Healthy For All Vol.3 merespon kritikan dengan mengadakan diskusi yang melibatkan BEM KM Psikologi, BEM FISIP, dan dosen Psikologi Unair dalam rangka mengklarifikasi permasalahan dan meminta saran terkait pelaksanaan kegiatan.

Melansir dari laman Instagram @bem_unair, diketahui bahwa poster lomba share story telah dihapus. Dan belum lama ini, Kementerian Sosial Masyarakat juga telah membuat press release terkait pembatalan kegiatan Share Story Healthy For All Vol.3 pada (9/8).

Pihak Kementerian Sosial Masyarakat BEM Unair menyatakan bahwa  akan meniadakan kegiatan Share Story, namun untuk webinar tetap berjalan. Selain itu, terima kasih juga diucapkan kepada pihak-pihak yang memberikan saran dan kritik.

Menanggapi aksi take down dan press release, Yoga turut memberikan pandangannya. Ia mengatakan bahwa BEM FISIP sangat mengapresiasi langkah tersebut.

“Kami sangat mengapresiasi itu, sama seperti yang saya sampaikan ke Mas Diza selaku menteri, hal ini langkah yang cukup bagus mengingat kita tahu bagaimana sensitivitas dari isu mental health, jadi sebagai bagian dari dalam organisasi mahasiswa harus bijaksana memilah dan memilih, mana yang tepat dan tidak untuk dibuat suatu program kerja,” ujarnya.

Fahrizky selaku Ketua BEM KM Psikologi pun juga mengucapkan terima kasih atas tindakan yang diambil oleh  Kementerian Sosial Masyarakat.

"Kami berterima kasih atas inisiasi yang dilakukan BEM Unair, sekaligus meminta maaf apabila kegiatan tersebut harus dihapuskan. Namun, karena kesehatan mental adalah isu yang sensitif, kami merasa perlu adanya langkah tersebut supaya stigma yang melabeli mereka dengan permasalahan kesehatan mental bisa segera terhapus," pungkas Fahrizky Syah selaku Ketua BEM KM Psikologi Unair saat dihubungi Tim Retorika pada (12/8).

Sehingga terkait dengan hal ini, polemik mengenai poster share story telah menemukan titik terang penyelesaian. Sebab Kementerian Sosial Masyarakat sangat terbuka terhadap saran, kritik, evaluasi dan bagaimana untuk memperbaiki permasalahan yang terjadi.

Fahrizky pun menambahkan bahwa sebagai organisasi mahasiswa serta fakultas yang berorientasi pada kesehatan mental akan terus mendukung kegiatan yang mengusung tema kesehatan mental. mereka juga akan sangat terbuka untuk menghubungkan teman-teman mahasiswa yang hendak mengadakan kegiatan bertemakan tersebut dengan dosen-dosen dari Fakultas Psikologi Unair.

Selain itu, Yoga juga turut menyampaikan harapannya  agar kedepannya BEM Unair dapat menggaet BEM se-Fakultas di Universitas Airlangga dalam mengkampanyekan hal-hal yang terkait dengan mental health, khususnya pada keadaan saat ini yang mana kita semua masih dilanda pandemi Covid. Ia juga mengutarakan bahwasannya perihal kesehatan mental perlu dilakukan pemeriksaan yang melibatkan pihak profesional.

“Mengenai kesehatan mental perlu diperiksa oleh pihak-pihak yang memang memiliki kapasitas tersebut agar tidak terjadi self-diagnosis karena itu cukup bahaya. Universitas Airlangga memiliki help center dan orang-orang yang memang memiliki kapasitas di sana, tentu informasi ini juga harus disebarluaskan,” tutupnya.

Tim Retorika juga telah berusaha menghubungi Diza Mevia Selaku Menteri Sosial Masyarakat BEM Unair, tetapi yang bersangkutan tidak ingin buka suara.

Penulis : Dien Mutia dan Dina Marga

Editor   : Fitha Dwi Kartikayuni


TAG#bem  #dinamika-kampus  #  #