» Website: https://www.retorika.id » Email: redaksi@retorika.id, lpmretorikafisipua@gmail.com » Alamat: Gedung FISIP Unair, Jl. Dharmawangsa Dalam 4-6 Surabaya 60286 » Telepon: .

Liputan Khusus
Gerakan Penurunan UKT, AMU dan EMOJI Airlangga Rencanakan Konsolidasi
27 Juli 2020 | Liputan Khusus | Dibaca 126 kali
Konsolidasi gerakan penurunan UKT: Pertemuan AMU dan EMOJI beserta elemen mahasiswa lainnya terkait pembahasan UKT Unair Foto: Dokumentasi pribadi/Aisyah Amira Wakang
Pada Sabtu (25/7/2020), Aliansi Mahasiswa Unair atau AMU mengajak seluruh elemen mahasiswa dan organisasi Universitas Airlangga untuk berdiskusi tentang kebijakan UKT selama pandemi melalui akun Instagram @aliansimahasiswauanir. Diskusi dilakukan di depan gerbang pusat Kampus B Unair dan dihadiri oleh 30 orang. Hashtag #turunkanuktunair di media massa juga digencarkan oleh pihak EMOJI sedangkan AMU sendiri menggunakan hashtag #unairkampusmahal. Pihak EMOJI sendiri sudah mengambil gerakan diplomatis, yakni mengajukan permintaan audiensi kepada rektorat. Namun, permintaan tersebut belum ditanggapi. Baik Emosi Jiwa (EMOJI) maupun Aliansi Mahasiswa Unair (AMU) akan merencanakan gerakan lebih lanjut terkait penurunan UKT selama masa pandemi.

retorika.id- Dalam pengumuman melalui akun instragamnya (@aliansimahasiswaunair), Aliansi Mahasiswa Unair atau AMU mengundang seluruh elemen mahasiswa dan organisasi Universitas Airlangga untuk berkumpul dan berdiskusi tentang kebijakan UKT selama masa pandemi. Pertemuan tersebut diadakan di depan gerbang pusat Kampus B Unair di Jln. Airlangga pada Sabtu (25/07/2020). Pertemuan itu dihadiri oleh 30 orang peserta terdata.

Kebijakan atas keringanan Uang Kuliah Tunggal (UKT) oleh pihak universitas dinilai masih belum cukup untuk mengakomodasi kebutuhan mahasiswa.

AMU sendiri memetakan beberapa permasalahan seperti:

  1. Penafsiran akan ‘korban yang terdampak Covid-19’ masih terlalu sempit apabila hanya ditinjau dari Surat Edaran Nomor: 158/UN3.6/KU/2020
  2. Penggunaan pelayanan kampus yang minim disebabkan kuliah daring memicu permintaan atas penurunan UKT secara umum
  3. Pelaksanaan dan fasilitas atas pelaksanaan kuliah daring masih dinilai

    ®iklan

    Pasang iklan di sini!
    Hubungi » lpmretorikafisipua@gmail.com

    ®iklan

    kurang

  4. Kebijakan dan upaya terhadap mahasiswa yang memiliki gangguan jaringan untuk kuliah daring masih tidak bersahabat bagi mahasiswa.

Permasalahan tersebut juga diambil dari sebagian data yang dikumpulkan melalui survei jaring aspirasi kuliah daring dan UKT dari pihak Emoji (Emosi Jiwa) Airlangga.

“Data kemarin yang kami kumpulkan, dari seluruh universitas di Indonesia ini, itu memang nggak ada data sebesar Unair. 7000 responden itu pertama kali. Karena kebetulan, memang data kita kuat dan segala macamnya karena kalau kita berbicara mengenai data, ya kalau masyarakat sudah memang ngomong seperti ini , mau apalagi, kampus kita ini juga kan PTN BH,” ucap Akbar selaku perwakilan dari EMOJI Airlangga yang hadir di acara.

Berdasarkan kajian yang dibahas, EMOJI Airlangga menuntut beberapa hal sebagai berikut:

  1. Mahasiswa akhir kami minta pembebasan seluruhnya, sesuai definisi mahasiswa akhir kemendikbud
  2.  Pemotongan UKT secara general
  3. Tidak ada mahasiswa yang membayar secara penuh, intinya jika ada mahasiswa yang sudah membayar penuh itu dikembalikan,
  4. Transparansi data

Pihak EMOJI sendiri sudah mengambil gerakan diplomatis, yakni mengajukan permintaan audiensi kepada rektorat. Namun, permintaan tersebut belum ditanggapi.

“Info terbaru yang kami dapat, rektor ini mau sosialisasi dengan kita tapi masalah PKKMB, jadi tidak menjawab pertanyaan kami. Tapi kita ingin membahas masalah UKT ini pada tempatnya gitu lo. Bingung juga kalau membahas PKKMB tapi menyinggung UKT. Kita mau diskusi UKT ini secara terbuka, biar masyarakat bisa melihat. Kalau mau offline ya dapat dihadirkan beberapa, selebihnya online,” jelas Akbar.

Aksi booming di media massa juga digencarkan oleh pihak EMOJI melalui hashtag #turunkanuktunair sedangkan AMU sendiri menggunakan hashtag #unairkampusmahal. Berdasarkan perbedaan pergerakan dari keduanya, akhirnya ada usulan supaya AMU dan EMOJI bersatu sehingga menjadi platform yang sama. Hal ini agar mengurangi kebingungan pada mahasiswa. Jika Emoji mengambil jalan diplomatis, AMU hendak melakukan aksi lebih frontal seperti aksi massa yang turun ke jalan sebagai bentuk tekanan jika diplomasi tersebut masih tidak dihiraukan. Namun, usulan tersebut belum menuai kesepakatan dari pihak EMOJI dan akan dibahas lebih lanjut pada rencana pertemuan ke depan.

“Aksi dari Emoji memang sudah ada, tapi untuk aksi yang turun gitu itu yang susah dari kami karena kami sendiri terbatas dan ya tanggung jawabnya kalau turun kan langsung kena dan langsung ke bagan, itu ya yang mungkin ribet dari kami ya itu. Akhirnya kalau untuk aksi lainnya, jelas kami mau,” ucap Akbar.

Melihat dari visi dan kepentingan yang sama, EMOJI dan AMU akan merencanakan gerakan lebih lanjut terkait penurunan UKT selama masa pandemi. Keduanya, sama-sama memperjuangkan keluhan dari mahasiswa sampai tenggat waktu pembayaran UKT berakhir.

 

Penulis: Aisyah Amira Wakang


TAG#akademik  #aspirasi  #universitas-airlangga  #