» Website: https://www.retorika.id » Email: redaksi@retorika.id, lpmretorikafisipua@gmail.com » Alamat: Gedung FISIP Unair, Jl. Dharmawangsa Dalam 4-6 Surabaya 60286 » Telepon: 081281600703.

Liputan Khusus
Antusiasme Warga Surabaya dalam Memperingati Hari Pahlawan
11 November 2019 | Liputan Khusus | Dibaca 55 kali
Parade Juang: Hari Pahlawan Foto: Dokumentas pribadi/ Aisyah Amira W.
Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya kembali menggelar Parade Surabaya Juang, sabtu kemarin. Parade merupakan rangkaian acara dari peringatan Hari Pahlawan sebelum pelaksaanaan upacara bendera pada tanggal 10 November 2019. Warga Surabaya nampak antusias meramaikan parade tersebut. Hal ini dapat dilihat dari padatnya jalanan yang ada di Kota Surabaya pusat mulai dari Tugu Pahlawan sampai Taman Bungkul.

retorika.id - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya kembali menggelar Parade Surabaya Juang, sabtu kemarin. Parade tersebut merupakan rangkaian acara dari peringatan Hari Pahlawan sebelum pelaksaanaan upacara bendera pada tanggal 10 November 2019. Warga Surabaya nampak antusias meramaikan parade tersebut. Hal ini dapat dilihat dari padatnya jalanan yang ada di Kota Surabaya pusat mulai dari Tugu Pahlawan sampai Taman Bungkul. Pasalnya para warga sudah berkumpul di sepanjang trotoar dari pukul 06.30 pagi.

Kebanyakan warga tidak sendirian, tetapi juga mengajak keluarga serta kerabatnya. Seperti yang dilakukan Nenek Umi. Meski usianya sudah tua, beliau masih semangat untuk mengajak anak serta cucunya melihat pawai. Ia mengaku sudah berkali-kali melihat parade juang

®iklan

Pasang iklan Anda di sini!
Hubungi » 082112438727

®iklan

ini, selain untuk menghormati para pahlawan dirinya juga dapat mengingat kembali perjuangan ayahnya terdahulu.

Surabaya sendiri merupakan kota satu-satunya yang menggelar acara parade juang di mana terdapat kegiatan seperti pawai di jalanan besar. Pawai tersebut dimeriahkan oleh komunitas teatrikal, drum band, pasukan paskibra, pidato, mobil anoa yang dikendarai oleh veteran, pasukan koloni senjata, siswa-siswi Surabaya yang membawa foto para pahlawan, tari remo, komunitas sepeda, puisi, serta penampilan menarik lainnya.

Kegiatan ini berlangsung cukup tertib, meski penjagaan dari petugas masih harus dioptimalkan. Hal ini dibuktikan dari banyaknya warga yang masih berlalu lalang untuk menyebrang jalan meski MC sudah memperingatkan berkali-kali untuk tidak menyebrang, sebab dapat membahayakan warga jika tiba-tiba mobil anoa melintas, serta menghindari kendornya pengawasan orang tua terhadap anaknya.

Selain itu, banyak juga dari warga yang keluar dari batas rafia untuk menyaksikan pawai lebih dekat. Terlebih saat Ibu Tri Risma Harini berhenti di depan Hotel Oranje atau yang lebih dikenal sebagai Hotel Majapahit untuk membacakan puisi.

Selain berlangsung cukup tertib, rupanya warga Surabaya juga sudah memiliki kesadaran cukup tinggi untuk tidak membuang sampah sembarangan. “Walaupun ada juga beberapa warga yang masih buang sembarangan. Namun, kebanyakan dari mereka sudah paham untuk membuang sampah pada tempatnya. Saya juga terbantu banyak karena ada beberapa warga yang langsung menghampiri saya untuk membuang sampah di karung yang saya bawa” Ucap Sumarno, seorang petugas kebersihan Surabaya.

Melalui Parade Surabaya Juang ini, masyarakat dapat mengambil hikmah setelah mengenang perjuangan arek-arek Surabaya tempo dulu. “Setelah melihat teatrikal tadi, semangat saya jadi tersulut. Saya dapat menghayati kembali bahwasannya perjuangan arek-arek Surabaya itu benar-benar BONEK dalam artian Bondo Nekat yang memiliki ilmu.” Ucap Ananta seorang mahasiswa swasta asli Surabaya.

Ia melanjutkan bahwa hal ini juga dapat menjadi motivasi bagi generasi muda untuk tidak kalah semangatnya dengan para pahlawan terdahulu. Sebab tantangan kita masih belum seberat mereka. Ia juga berharap agar Surabaya dapat tertib, damai, tidak cekcok, dan tetap menghargai perbedaan.

 

Penulis: Aisyah Amira W.


TAG#surabaya  #  #  #