» Website: https://www.retorika.id » Email: redaksi@retorika.id, lpmretorikafisipua@gmail.com » Alamat: Gedung FISIP Unair, Jl. Dharmawangsa Dalam 4-6 Surabaya 60286 » Telepon: .

Info Kampus
Meyakinkan Airlangga akan Calon Pemimpin Barunya
14 Maret 2019 | Info Kampus | Dibaca 740 kali
Pemilihan Ketua BEM Unair 2019: Safari Kampus Foto: BLM FISIP Unair 2019
Safari kampus yang dilakukan oleh pasangan calon dirasa percuma saja, sebab mahasiswa hanya bisa melihat, tanpa bisa ikut andil dalam proses. Dengan demikian, mampukah pemimpin yang terpilih menunjukkan kinerja nyata bagi mahasiswa Universitas Airlangga tanpa menitikberatkan pada kepentingan golongan?

Masa pemilihan pemimpin baru untuk Airlangga tahun 2019 sudah tiba. Safari politik dilakukan sebagai salah satu dari serangkaian acara pengenalan pasangan calon Ketua dan Wakil Ketua BEM UNAIR 2019 kepada mahasiswa UNAIR. Kemarin (13/03), merupakan hari pertama serangkaian acara safari politik pasangan calon Presiden dan Wakil Presiden BEM UNAIR 2019 yang akan dilakukan mulai 13 Maret 2019 hingga 20 Maret 2019. FISIP mendapatkan jadwal pertama untuk menjadi saksi yang menilai kualitas dari kedua pasangan calon yang berkontestasi tahun ini.

Acara dijadwalkan mulai pukul 10.00, namun terjadi keterlambatan sekitar 30 menit. Pembagian makanan ringan berupa roti dan air mineral pun tak luput dilakukan, demi menarik perhatian mahasiswa FISIP. Acara ini terbagi menjadi tiga sesi, sesi penyampaian visi misi, sesi pemaparan program kerja, dan sesi tanya jawab. Setiap pasangan calon memiliki waktu selama 10 menit untuk menyampaikan visi misi serta program kerja yang diusung. Mari kita lihat masing-masing visi misi dan program kerja beserta latar belakang masing-masing calon pemimpin Airlangga 2019.

Pasangan calon pertama mengusung nama Vigo-Fahmi dan memiliki tagline V1FA Airlangga. Ibrahim Garda Bravere V. M atau Vigo merupakan mahasiswa Manajemen angkatan 2015 dan menjabat sebagai Menteri Pengembangan Sumber Daya Manusia BEM UNAIR 2018. Wakilnya, Agus Nur Fahmi atau Fahmi merupakan mahasiswa Administrasi Negara angkatan 2015 dan menjabat sebagai Wakil Presiden BEM FISIP 2018.

Pasangan calon pertama ini nampaknya sangat terinpirasi oleh air, karena selama berorasi mereka tak henti-hentinya menyebutkan kekaguman mereka terhadap benda cair penompang kehidupan makhluk hidup di bumi ini. Mereka ingin mewujudkan sifat dinamis dan likuiditas air dalam organisasi yang hendak mereka emban. Teriakan Aspirasi, Pergerakan, dan Berkarya diteriakan begitu lantang sebagai landasan dari visi misi dan program kerja yang mereka usung. Berikut visi

®iklan

Pasang iklan di sini!
Hubungi » lpmretorikafisipua@gmail.com

®iklan

misi dan program kerja yang mereka usung.

Visi

Mampu menjadikan BEM UNAIR sebagai inspirasi bagi seluruh mahasiswa Indonesia.

Misi

  1. Membawa budaya inklusif dengan adil dan bijaksana.
  2. Memberikan program kerja yang berkualitas berdasarkan Tri Dharma Perguruan Tinggi.
  3. Menjadikan BEM UNAIR lebih aktif dan tanggap dalam menghadapi persoalan dan menjadikannya sebagai gerakan yang progresif.
  4. Semangat kerja yang kolaboratif.
  5. Mewujudkan koordinasi dengan semua elemen Ormawa di UNAIR dengan prinsip gotong royong.

Program Kerja

  1. Kita Cerita Tentang Airlangga. Suatu forum yang melibatkan semua Ormawa di UNAIR untuk menyampaikan kebutuhan dan persoalan yang dimiliki supaya bisa dielaborasikan bersama.
  2. Airlangga Kritis. Berfungsi untuk mengkritisi suatu hal bersama dengan seluruh elemen mahasiswa dan kemudian ditujukan untuk pengambilan sikap.
  3. Airlangga Mesra. Berfungsi untuk menjalin hubungan dengan alumni-alumni UNAIR dengan harapan agar mahasiswa UNAIR bisa diterima magang atau bekerja di perusahaan-perusahaan alumni. Selain itu, program ini juga berfungsi sebagai sarana untuk membangun kemitraan dengan badan-badan usaha di sekitar kampus.
  4. Pelatihan dan pengembangan karya tulis, public speaking, TOEFL, dan lain sebagainya.
  5. Advokasi Internal Airlangga. Berfungsi untuk akuntabilitas sarana dan prasarana di UNAIR.
  6. JASA (Jembatan Kewirausahaan). Berfungsi untuk mengumpulkan mahasiswa yang memiliki wirausaha untuk kemudian dijadikan sebuah start up yang bekerja sama dengan PPLK.
  7. Dari, Oleh, Untuk Mahasiswa. Berfungsi untuk mengakomodir dan memfasilitasi mahasiswa yang membutuhkan sumber dana.

Pasangan calon yang kedua mengusung nama Agung-Aji dan mengusung tagline ASA (Agung Satria untuk Airlangga). Agung Tri Putra atau Agung merupakan mahasiswa Hubungan Internasional angkatan 2015 dan sebelumnya menjabat sebagai Menteri Koordinator Inovasi dan Prestasi BEM UNAIR 2018. Wakilnya, Maulana Satria Aji atau Aji merupakan mahasiswa Kesehatan Masyarakat angkatan 2015 dan sebelumnya menjabat sebagai Menteri Pengabdian Masyarakat BEM UNAIR 2018.

Berbeda dengan pasangan calon pertama, pasangan Agung-Aji ini nampaknya senang bernapas, karena sejak awal mereka berorasi, kata respirasi sering kali disebut-sebut. Mereka mengadaikan pergerakan sama halnya dengan bernapas, karena sama-sama merupakan kebutuhan kita. Mari kita lihat visi misi dan program kerja yang diusung oleh paslon kedua ini.

Visi

Terwujudnya BEM UNAIR yang sinergis dan progresif dengan keilmuan, pregerakan, dan pengabdian.

Misi

  1. Merangkul semua golongan dan kegiatan mahasiswa yang dilandaskan oleh kekeluargaan, intelektual, dan profesionalitas.
  2. Meningkatkan peran BEM UNAIR di pergerakan sebagai wujud Tri Dharma Perguruan Tinggi.
  3. Meningkatkan daya prestasi.
  4. Meningkatkan daya intelektualitas untuk mewujudkan iklim yang positif, berprestasi, dan kompetitif.
  5. Mewujudkan BEM UNAIR sebagai pelopor pengabdian masyarakat berdasarkan Tri Dharma Perguruan Tinggi.
  6. Mewujudkan dan membangun hubungan harmonis dengan semua Ormawa yang ada di UNAIR.
  7. Membangun kolaborasi dan jaringan hubungan, baik internasional dan nasional untuk mewujudkan UNAIR sebagai World Class University.

Program Kerja

  1. Ruang Kolaborasi Prestasi yang nantinya berkolaborasi dengan UKM serta fakultas lainnya.
  2. Pelatihan dan advokasi ELPT.
  3. Mewujudkan co-working space.
  4. Membawa dan membahas perihal isu-isu regional dan nasional.
  5. Garda Pergerakan Airlangga. Berfungsi untuk mengkaji, menyikapi, dan bertindak.
  6. Advokasi pembuatan Mahkamah Mahasiswa.
  7. Program-program terkait pengabdian masyarakat.

Lalu, apa selanjutnya? Orasi pada saat safari kampus di Taman Demokrasi kemarin sebenarnya tidak seberapa kondusif, dikarenakan masalah pengeras suara ditambah artikulasi dan intonasi para pasangan calon yang juga kurang jelas. Pemilihan diksi mereka selama berorasi cukup menarik, salut juga dengan pengandaian yang mereka lakukan. Janji dan gagasan perubahan juga sudah cukup bisa menolehkan pandangan, walaupun sudah menjadi rahasia umum jika semua yang diutarakan juga merupakan “lagu lama”.

Apalagi, seperti yang kita ketahui, bahwa nantinya, Ketua dan Wakil Ketua BEM UNAIR akan dipilih lewat sistem keterwakilan oleh Majelis Perwakilan Mahasiswa (MPM). MPM ini terdiri dari wakil dari setiap fakultas (Presbem dan dua anggota DLM fakultas) dan Forkom yang merupakan perwakilan Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) di UNAIR.

Sebab itu wajar jika terdengar nada-nada sindiran perihal keputusan akhir pemilihan Ketua dan Wakil Ketua BEM yang dilakukan oleh MPM. Wajar timbul kekhawatiran jika Presiden dan Wakil Presiden BEM sebenarnya tidak akan pernah mewakili suara mahasiswa, namun cuma perwakilan dari kelompok kepentingan tertentu saja.

Safari kampus yang dilakukan oleh pasangan calon pun dirasa percuma saja, karena mahasiswa hanya bisa melihat, tanpa bisa ikut andil dalam proses. Dengan demikian, mampukah pemimpin yang terpilih nantinya menunjukkan kinerja nyata yang bisa membawa perubahan berarti bagi Universitas Airlangga tanpa menitikberatkan pada kepentingan golongan?

Belum diketahui pasti jawabnya, tetapi kita bias berkaca pada kepemimpinan BEM kemarin, yang dipilih melalui cara yang sama. Sebab itu, kita perlu mengawal bersama proses pemilhan pemimpin baru Airlangga periode 2019 dan terus tagih semua janji yang mereka orasikan dengan lantang di safari politik ini.

 

Penulis: Pulina Nityakanti