» Website: https://www.retorika.id » Email: redaksi@retorika.id, lpmretorikafisipua@gmail.com » Alamat: Gedung FISIP Unair, Jl. Dharmawangsa Dalam 4-6 Surabaya 60286 » Telepon: 085850150198.

Liputan Khusus
Peran Perempuan Saat Pandemi, Prof. Emy: Bukan Lagi Konco Wingking!
17 April 2020 | Liputan Khusus | Dibaca 186 kali
Peran Perempuan Saat Pandemi, Prof. Emy: Bukan Lagi Konco Wingking!: - Foto: derapdesa.id/Reni Prasetya
Menurut Emy, dampak yang dirasakan langsung dari pandemi ini adalah kebijakan stay at home dan pemanfaatan teknologi yang meningkat. Ranah domestik dari perempuan menurut pandangan umum, kini sangat menyentuh. Mereka secara langsung terlibat berada di garda terdepan untuk selalu aktif mengingatkan anggota keluarga. Dari peran yang tidak membelenggu di tengah pandemi, perempuan tidak lagi hanya dianggap sebagai konco wingking.

retorika.id - Diskusi terbuka yang bertema Manajemen Sosial Pandemi Covid-19 berlangsung pada Selasa (14/04/2020) pukul 19.30 – 21.30. Prof. Dr. Emy Susanti, Dra., MA. salah satu dosen Sosiologi FISIP Unair hadir mengisi diskusi yang berlangsung via aplikasi Zoom. Ia membahas mengenai peran perempuan dalam pandemi Covid-19.

Menurut pandangannya, Emy mengatakan ada dua dampak yang dirasakan oleh kita semua, khususnya perempuan. Pertama adalah kebijakan stay at home, dan kedua adalah pemanfaatan teknologi yang meningkat. Untuk kebijakan

®iklan

Pasang iklan Anda di sini!
Hubungi » 082112438727

®iklan

stay at home itu kemudian menyentuh nilai-nilai pada perempuan saat ini yang masih dipandang secara umum.

“Peran perempuan menjadi berada di garda depan, bukan lagi konco wingking. Kalau di rumah berada di depan, ia paling tahu dan paling mengerti kondisi rumah. Ini lah yang kurang diperhatikan,” kata Emy.

Selain itu menurutnya, peran produktivitas perempuan bisa membesar dan meningkat, karena menekan pengeluaran belanja, seperti membuat makanan sendiri untuk keluarga, dan menambah penghasilan dengan berjualan via daring. Ia juga mengingatkan bahwa tim kesehatan yang saat ini berjuang merawat pasien Covid-19 tidak hanya laki-laki saja, perempuan turut ikut membantu. Semua ikut serta dalam mencegah dan menanggulangi bencana wabah yang sedang terjadi.

Peran reproduksi perempuan yang konotasinya selalu pada biologis, menurutnya kini perlu diperluas. Reproduksi diperluas pemaknaannya dengan menghasilkan informasi akurat melalui hasil telaah berita-berita yang beredar. Informasi tersebut kemudian disebarkan sebagai pengingat sesama, mulai dari lingkup keluarga, tetangga, dan teman-teman.

“Pemanfaatan teknologi informasi ini, perempuan dengan mudahnya keluar dan melintas dari lingkup domestiknya menuju publik,” ujar pakar sosiologi gender tersebut.

Diharapkan dengan pemanfaatan teknologi secara bijak, informasi yang beredar dapat meningkatkan manajemen sosial. Pertemuan tidak melulu secara fisik, namun dengan virtual pun dapat dilakukan.

Emy juga berpesan, “Jangan lagi hanya harus diberitahu, namun juga dapat memberi tahu. Seperti memberi penjelasan apa itu virus, bagaimana penularannya.”

 

Penulis: Faiz Zaki


TAG#akademik  #gender  #  #