» Website: https://www.retorika.id » Email: redaksi@retorika.id, lpmretorikafisipua@gmail.com » Alamat: Gedung FISIP Unair, Jl. Dharmawangsa Dalam 4-6 Surabaya 60286 » Telepon: 081281600703.

Info Kampus
Tugas Silih Berganti Datang Tak Kenal Letih
06 Agustus 2019 | Info Kampus | Dibaca 135 kali
Bulan Juni sampai Agustus adalah masa libur sekaligus persiapan penerimaan bagi setiap kampus. Sederet rencana para mahasiswa untuk menghabiskan waktu senggangnya telah berada di benak. Seperti Shania Nur Isnaini, mahasiswa dari program studi Antropologi, memiliki sederet rencana yang dapat dilakukan selama libur kuliah.

retorika.id - Bulan Juni mendekati akhir penanggalannya, beberapa perguruan tinggi telah memulai masa libur kuliah. Sederet rencana para mahasiswa untuk menghabiskan waktu senggangnya telah berada di benak. Biasanya ada yang berinisiatif magang, kerja paruh waktu, partisipasi sebagai relawan, atau menuntaskan kewajiban Kuliah Kerja Nyata (KKN). Semua hal dapat dilakukan sembari menunggu nilai akhir semester genap keluar.

Ketika kegiatan belajar mengajar saat kuliah seperti biasa, pasti ada saja hal menjengkelkan bagi diri sendiri. Di ruang kelas yang berisikan benda mati seperti kursi, meja, komputer, proyektor, atau apa pun, hal sederhana itu bisa juga turut mengundang ketidaknyamanan saat belajar. Apa lagi setiap manusia di dalamnya memiliki isi kepala yang berbeda. Entah karena salah paham komunikasi antarteman atau dengan dosen. Dan tentu berbagai tugas silih berganti datang tak kenal letih.

Sama seperti mahasiswi lain, Shania Nur Isnaini, dari program studi Antropologi, memiliki sederet rencana yang dapat dilakukan selama libur kuliah. Ia bersedia

®iklan

Pasang iklan Anda di sini!
Hubungi » 082112438727

®iklan

bercerita kepada saya mengenai rutinitas libur kuliah, seperti kerja paruh waktu diambilnya setiap pagi atau terkadang dimulai pada malam hari, itu pun jika ada event tertentu, “Kalau ada event-event aja sih,” ujarnya.

Selain itu, mengajar anak-anak sekolah dasar juga ia lakoni selagi waktu mendukung. Bagi seorang mahasiswa, waktu liburan tentu dimanfaatkan untuk melampiaskan kepenatan selama kuliah. Perempuan yang akrab disapa Shania ini hanya tertawa ketika ditanya soal pelampiasan kepenatan saat kuliah.

Saat rutinitas kuliah, ia mengaku tidak ada kekhususan strategi belajar. Terbilang hampir sama pada umumnya. Beberapa prestasi pernah ia raih, nilai cukup memuaskan, dan dosen pun sempat mengajak kerja sama dalam pengabdian masyarakat. Namun ia menegaskan pada manajemen waktu yang harus diperhatikan, “Sesibuk apa pun kuliah, apalagi kalo sambilan kerja dan organisasi tetap harus professional dengan tugas utama sebagai mahasiswa, itu yang kadang miss dan sebenernya challenge-nya di situ.” Duta FISIP Unair 2018 ini menuturkan pada poin terpentingnya, yaitu urusan bisa tambah berat jika melakukan kesalahan fatal hanya karena malas dan menunda.

Selain memasuki libur, bulan Juni sampai Agustus adalah momen persiapan penerimaan mahasiswa baru bagi setiap kampus. Adik-adik yang baru saja lulus SMA/SMK/MA mengambil ancang-ancang ikut berbagai macam tes masuk perguruan tinggi.

Masa pengurusan administrasi pendaftaran kampus telah usai, barulah dilanjutkan persiapan tetek bengek menjelang ospek. Calon mahasiswa baru memilih kuliah di jurusan yang mereka inginkan, namun dari mereka bisa saja ada yang tidak tahu sama sekali mengapa berada di jurusan tersebut, atau bahkan karena keterpaksaan. Bukankah sudah menjadi perasaan wajar jika belum menemukan tempat singgah yang cocok?

Ternyata, pemikiran serupa sempat singgah di bayang-bayang perempuan asal Jepara tersebut. Kebetulan ia lulusan SMK, kemudian memilih studi lanjutannya di ilmu sosial, Antropologi. Belum banyak yang diketahuinya soal pilihannya tersebut. Memang bidang ilmu ini, masih banyak orang belum cukup akrab mendengar nama Antropologi di telinga. Ditanya belajar tentang apa, justru malah ditebak pula dengan jawaban salah. Misalkan, “Belajar perdukunan gitu ya?” Atau bahkan pernah dikatakan ilmu tersebut mempelajari perbintangan layaknya Astronomi atau Astrologi. Apa lagi ditanya prospek kerjanya bagaimana dan lulus mau jadi apa. Intinya lulus kelak tidak jadi pilot, astronaut, atau bahkan cenayang.

Meski demikian, Shania sangat bersyukur diberi kesempatan mengenal lingkup ilmu pengetahuan yang belum pernah ia tekuni. Tidak secara khusus ia memberi pesan kepada calon mahasiswa baru, hanya saja dengan motto hidup pribadi seorang Shania, #pushyourlimitsLet’s DoBRAK (Brave, Rise up, Action, Keep spirit),” tegas perempuan yang juga pernah menjadi Finalis Duta Universitas Airlangga 2018.

Seyogyanya mahasiswa sebagai agent of change dapat pintar memilih mana baik dan buruk, serta mendatangkan manfaat. Pilih organisasi apapun yang disuka, perbanyak menjalin komunikasi, serta bertanggung jawab atas pilihan.

 

Penulis: Fais Zaki


TAG#dinamika-kampus  #  #  #