» Website: https://www.retorika.id » Email: redaksi@retorika.id, lpmretorikafisipua@gmail.com » Alamat: Gedung FISIP Unair, Jl. Dharmawangsa Dalam 4-6 Surabaya 60286 » Telepon: 085850150198.

Info Kampus
Kampanye Hari Pertama PEMIRA FISIP Unair 2018
20 November 2018 | Info Kampus | Dibaca 760 kali
PEMIRA Hari Pertama: - Foto: Anita Fitriyani
Senin kemarin (19/11), Taman Demokrasi disemerakkan oleh kampanye yang dilakukan oleh Partai Satya Pelangi dan Partai Semangat Bakar. Kedua partai ini tergabung dalam koalisi Seakar, yang mendukung paslon presiden dan wakil presiden BEM FISIP 2018 nomor urut 1 yaitu Iqbal Yanuar R. dan Lucky Yusuf. "Kontestasi tidak memecah kita, tapi mendewasakan kita", ujar Iqbal.

retorika.id (20/11) Kontestasi PEMIRA FISIP Unair tahun 2018 telah tiba, setiap kandidat yang maju dalam ajang perebutan suara untuk menduduki kursi BEM, BLM dan DLM diberikan kesempatan dalam menyampaikan visi misi dan program kerjanya di depan publik FISIP.

Hari pertama kampanye PEMIRA FISIP (19/11) dimulai dengan giliran partai Satya Pelangi dan Semangat Bakar untuk unjuk visi-misi. Tiap partai memiliki waktu dua sesi untuk berorasi dengan durasi per sesinya sekitar 30 menit, di Taman Demokrasi FISIP.

Waktu kampanye Partai Satya Pelangi dimulai pada pukul 09.30 dan 12.30 WIB, Sesi pertama memperkenalkan calon-calon legislator yang bernaung di partai ini,  sedangkan sesi kedua lebih memfokuskan pada promosi Calon Presiden dan Wakil Presiden BEM FISIP 2018 yang didukung partai ini, yaitu Iqbal Yanuar Ramadhan (Ilmu Politik 2016) serta Lucky Yusuf (Hubungan Internasional 2016)..

Partai Satya Pelangi bervisikan mewujudkan dinamika kampus yang demokratis untuk mencapai kebaikan bersama. Misi yang diusung yaitu menjadi partai yang dapat menyalurkan dan mewujudkan aspirasi mahasiswa FISIP Universitas Airlangga, melaksanakan berbagai program dan kegiatan untuk mempererat kebersamaan antarmahasiswa FISIP Unair dan mendorong kreativitas dan inovasi mahasiswa untuk meningkatkan eksistensi FISIP, baik di luar maupun di dalam lingkungan Unair.

Pada sesi pertama, calon-calon legislator dari partai yang memiliki tagline “karya penuh warna” ini juga memaparkan bermacam visi dan misi yang diajukan secara personal terkait berbagai problematika di FISIP sendiri. Salah satu calon legislator Partai Satya Pelangi, dalam kampanyenya mengungkapkan akan mengedepankan pluraritas yang hakiki. Hal senada juga disampaikan oleh beberapa calon-calon legislator lain dari Partai Satya Pelangi.

“Menjadikan FISIP yang aktif, aspiratif, berdasarkan konstitusi. Mengupayakan transparansi BSO, BEM, maupun HIMA, yang ada

®iklan

Pasang iklan Anda di sini!
Hubungi » 082112438727

®iklan

dalam civitas akademika FISIP Universitas Airlangga,” ujar salah satu calon legislator dari partai ini.

Setelahnya terdapat jeda sekitar 2,5 jam untuk berlanjut pada sesi kedua. Sesi yang kemudian dimulai pada pukul 12.30 WIB ini menitikberatkan kampanye paslon nomor urut 1 dengan menyampaikan visi misi dan program kerja yang diusungnya. “Program kerja kita adalah Ta’aruf, atau Tujuh Harapan untuk FISIP,” ujar Lucky.

“Kami mengharapkan kompetisi yang sehat, politik yang cerdas. Saya percaya, PEMIRA ini akan membawa FISIP menjadi lebih baik, siapa pun nanti yang memenangkan PEMIRA ini,” sambut Iqbal selaku Cawapres BEM FISIP 2018.

Kampanye Partai Satya Pelangi diakhiri dengan jargon khas paslon nomor urut 1, yaitu “Cuma satu, jangan mendua”.

Selain memaparkan visi misi yang dikemas lewat “Ta’aruf”, pasangan calon ini juga menginisiasikan Kementerian baru dalam kabinet, yakni Kementerian Pemberdayaan Aparatur Kabinet. Hal ini dilandaskan karena mereka merasa bahwa selama ini minim sekali akomodasi terhadap Sumber Daya Manusia. Selain itu, fungsi lain dari kementerian ini juga sebagai penjaminan mutu kabinet.

Berbeda dengan waktu kampanye Partai Satya Pelangi, Partai Semangat Bakar melancarkan kampanyenya tanpa jeda untuk dua sesi yaitu mulai pukul 15.00 – 16.00 WIB.  Sesi pertama yaitu penyampaian visi partai yaitu mewujudkan sinergitas seluruh mahasiswa FISIP melalui iklim demokrasi yang aspiratif dan solutif. Oleh karenanya partai ini bermisikan sebagai wadah yang menghimpun segenap potensi mahasiswa FISIP untuk mengembangkan kualitas diri, membangun kesadaran mengenai hak dan tanggung jawab politik dalam kehidupan politik kampus, menampung dan menyalurkan aspirasi mahasiswa FISIP, mengupayakan keseimbangan ormawa dengan menyeleraskan antara kepentingan golongan dan kebaikan bersama, mengoptimalkan fungsi kontrol atas segala kebijakan kampus. Selain itu partai ini meneriakkan jargonnya yaitu “Bangga Berkarya”.

“Misinya adalah 3M. Merangkul, mengayomi, dan memenuhi kebutuhan warga FISIP”, ujar salah satu bakal caleg dari partai ini ketika melakukan kampanye secara personal.

Sesi keempat yaitu sekitar pukul 15.30, kampanye yang dilakukan hampir sama dengan sesi kedua karena baik Partai Semangat Bakar dan Partai Satya Pelangi mengusung Calon Presiden dan Wakil Presiden BEM yang sama dalam Koalisi Seakar. Partai yang anggotanya kompak berpakaian hitam ini menyuarakan jargon koalisi yaitu “Koalisi Seakar, Yo iki FISIP!”

Pasangan ini hendak menghadirkan kembali BEM sebagai rumah mahasiswa FISIP Universitas Airlangga. Sehingga mereka mengusung misi sebagai berikut :

  1. Mengakomodasi kebutuhan dan memberikan pelayaran terbaik dalam advokasi dan kesejahteraan bagi mahasiswa FISIP Unair
  2. Menjadikan BEM FISIP Unair sebagai wadah pengembangan dan optimalisasi kapasistas bagi mahasiswa FISIP Unair membangun ruang kontribusi yang kritis inklusif dan demokratis bagi mahasiswa FISIP Unair
  3. Menciptakan rasa kekeluargaan bagi internal BEM FISIP dengan membangun semangat kerja yang berdasarkan  profesionalitas
  4. Menciptakan dan mengembangkan BEM FISIP Unair sebagai lembaga ekskutif yang memiliki nilai manfaat bagi FISIP Unair dan Indonesia yang beradab,
  5. Serta menciptkan iklim yang kondusif bagi terciptanya pemikiran-pemikiran  kritis dan terbuka.

Menurut Iqbal, apa yang sudah di jalankan BEM FISIP tahun 2017 secara kinerja sudah baik, namun masih dirasa belum signifikan terhadap upaya memfasilitasi aspirasi warga FISIP dalam mengatasi permasalahan di FISIP pada khususnya. Maka pasangan yang diusung koalisi seakar ini menawarkan beberapa program kerja sebagai upaya solutif yang ditawarkan kepada khalayak pemilih dalam PEMIRA FISIP Unair 2018 sebagai berikut :

  1. Kajian Strategis Tematik merupakan diskusi yang dilaksanakan secara berkala dan berkelanjutan, selama satu tahun kepengurusan sebagai bentuk pengawalan isu di tingkat regional maupun nasional,
  2. E-Talk merupakan kajian berkelanjutan mahasiwa FISIP untuk pengembangan kewirusahaan diakhiri dengan seminar dan pemberian apresiasi bagi mahasiswa FISIP dan berkecimpung dibidang kewirausahaan
  3. Seserawungan Tamdes merupakan kumpul rutin yang dilaksanakan dengan BSO dan HIMA dalam rangka mengakomodir kepentingan elemen-elemen yang ada di mahasiswa FISIP Unair
  4. FISIP Future Leader program pelatihan kepemimpinan yang ditujukan bagi mahasiswa FISIP dalam rangka menyiapakan sumber daya manusia yang adaptif dengan perkembangan masyarakat, khususnya dalam konteks Revolusi Industri 4.0,
  5. FISIP Back To Village merupakan lomba esai yang berbasis pengembangan social community development sebagai upaya memunculkan gagasan dan ide yang dapat diaplikasikan di sapa desa.
  6. FEMTALK merupakan ruang terbukayang digagas oleh BEM bagi upaya untuk memuat permasalahan yang berkaitan dengan gender.
  7. Kenal FISIP merupakan jembatan penghubung antara mahasiswa dan birokrat FISP untuk mempermudah proses mengajuan dana dan kegiatan yang mewujudkan  tridharma FISIP
  8. Beasiswa Cita Dan kegiatan, program beasiswa bagi mahasiswa kurang mampu yang berprestasi dengan sumber pendanaan berupa bantuan dari alumni FISIP guna mendorong iklim pendidikan yang prestatif dan egaliter.

 

Dari pantauan Tim Retorika massa paling banyak yang menonton kampanye PEMIRA yang diselenggarakan KPU-M FISIP pada Senin, 19 November 2018 ini terjadi pada siang hari. Sayangnya aksi kampanye ini menjadi kurang maksimal karena permasalahan microphone yang digunakan dalam berorasi. Beberapa penonton yang hadir mengeluhkan tidak bisa menyimak dengan jelas perkataan yang dilontarkan selama kampanye.

 

Penulis : Tim Retorika


TAG#bem  #demokrasi  #dinamika-kampus  #fisip-unair