» Website: https://www.retorika.id » Email: redaksi@retorika.id, lpmretorikafisipua@gmail.com » Alamat: Gedung FISIP Unair, Jl. Dharmawangsa Dalam 4-6 Surabaya 60286 » Telepon: 081281600703.

Info Kampus
Semarak Mengenal Pemimpin Baru Mahasiswa Universitas Airlangga (Bagian 1)
09 Maret 2018 | Info Kampus | Dibaca 665 kali
Debat Terbuka telah terselenggara Rabu (07/03/2018) kemarin agar mahasiswa Unair dapat menimbang lagi calon ketua BEM dan wakilnya bagi kampus kebanggaan kita. Jadi, bagaimana jalannya perhelatan tersebut?

retorika.id. Rabu (07/03/2018) mahasiswa Universitas Airlangga sedang dihadapkan dalam agenda pemilihan ketua BEM dan wakil BEM UNAIR 2018 yang baru dengan diselenggarakannya acara UMK (Uji Masyarakat Kampus) yang diadakan di pinggir danau kampus C Unair. Acara UMK tersebut ditujukan bagi mahasiswa Unair untuk mengenal Visi Misi dan program 2 paslon yang ditawarkan ketika nantinya terpilih. Acara UMK sebenarnya direncanakan mulai pukul 18.00, akan tetapi acara dimulai pukul 19.07 dikarenakan kondisi hujan. Tema yang diangkat dalam acara UMK ini adalah menciptakan generasi excelence with morality dengan sub-tema pengembangan riset dan penelitian, pengabdian masyarakat, branding, dan pengelolaan pasca kampus. Pembukaan acara UMK dimulai dengan sambutan dari Direktur Kemahasiswaan, Mohammad Subhan Hadi yang mengimbau pada kedua paslon agar dapat menjalankan amanat nantinya jika terpilih dan juga harus siap menerima menang atau kalah dalam berkontessasi.

Acara UMK terbagi beberapa sesi, yaitu sesi penyampaian visi misi, sesi pertanyaan panelis, sesi tanya jawab audiens, dan sesi pernyataan akhir kedua paslon. Pada sesi pertama, paslon 1 mendapatkan kesempatan untuk menyampaikan visi misi mereka dengan jargon Berkarya Bermanfaat, dengan visi misi mewujudkan iklim internal BEM yang bersahabat, profesional, dan

®iklan

Pasang iklan Anda di sini!
Hubungi » 082112438727

®iklan

bermoral, mendukung pengembangan prestasi dan apresiasi, mengoptimalkan advokasi dan layanan, memperkuat kolaborasi dengan ormawa internal dan eksternal, serta berperan aktif dalam membangun pola gerakan mahasiswa yang aktif dan taktis. Visi misi tersebut dijelaskan oleh paslon pertama untuk mewujudkan BEM Unair sebagai aktor dalam mempelopori gerakan mulai dari lingkup internal kampus hingga pada level nasional. Beralih ke paslon kedua dengan jargonnya Nyatanya Airlangga. Mereka menyampaikan visi mereka yaitu membangun komitmen internal BEM yang inklusif, profesional, dan inovatif, mengoptimalkan kolaborasi seluruh elemen mahasiswa dalam kegiatan yang produktif, kreatif, dan inovatif, meningkatkan layanan dan kepedulian terhadap potensi mahasiswa, membangun jaringan komunikasi dan mempererat hubungan bersama alumni, serta mempelopori pelaksanaan rencana strategis Universitas Airlangga berdasarkan Tri Dharma Perguruan Tinggi dengan fokus utama mewujudkan BEM KM Unair sebagai keluarga mahasiswa yang dapat merangkul seluruh elemen yang ada di Unair.

Pada sesi kedua, para paslon menerima pertanyaan secara berurutan dari 3 panelis. Panelis pertama yaitu Rizki Amelia Zein yang sekarang merupakan dosen Fakultas Psikologi Unair dan dulunya merupakan aktivis mahasiswa, menanyakan inovasi apa yang nantinya dibutuhkan Unair untuk dapat dikenal publik. Jawaban dari  paslon pertama yakni dengan mengajak seluruh mahasiswa untuk terlibat dalam membangun BEM Unair sebagai aktor dan juga membuat inovasi gerakan berbasis riset dengan output menjadi leader opinion di level Unair hingga nasional, sehingga output tersebut bisa dinikmati semua masyarakat. Kemudian panelis pertama menanyakan kesiapan paslon II ketika berhadapan dengan konflik interest di tingkat universitas, terutama kebijakan yang berbeda pandangan dengan mahasiswa. Paslon dua menjawab siap ketika berhadapan dengan konflik tersebut dengan mengutamakan peran BEM sebagai intermediary actor dalam menghubungkan seluruh mahasiswa Unair kepada pihak universitas seperti permasalahan UKT yang mahal dan kemudahan akses beasiswa.

Kemudian giliran panelis kedua yaitu II Bintang Gumilang yang merupakan mantan ketua BEM unair pada tahun 2014, untuk bertanya pada para paslon. Ia menyingung isu nasional yakni pengetahuan kedua paslon tentang Majelis Wali Amanat (MWA) dan menanyakan siapa yang menjadi ketua MWA saat ini. Panelis II juga menanyakan apa yang dipikirkan dari kedua paslon terhadap MWA yang akan mereka bawa sesuai dengan otoritas yang mereka miliki apabila terpilih sebagai ketua BEM Unair. Paslon I salah menjawab nama ketua MWA dengan menyebutkan ketua dalam periode sebelumnya. Kemudian terkait kapasistasnya sebagai Ketua BEM nantinya dalam MWA mereka mengusahakan menyasar kasus UKT yang tinggi dan program Bidikmisi. Kemudian giliran paslon II yang menjawab, dan lagi-lagi mengalami kesalahan dalam menyebutkan peranan MWA yang langsung dikoreksi oleh panelis. Naasnya lagi paslon ini tidak bisa menjawab siapa ketua MWA saat ini. Poin menarik mengenai kapasitas ketua BEM nantinya oleh mereka lebih difokuskan pada fasilitas kampus, salah satunya sport center yang akan dibangun untuk kemaslahatan mahasiswa.  

Selanjutnya giliran panelis ketiga yakni Arya Bagaskara Putra, alumni FKH yang lulus pada 2017 lalu dan merupakan Ketua DLM (Dewan Legislatif Mahasiswa) pada 2016,  untuk memberikan pertanyaan pada paslon tentang cara mereka merefleksikan dari visi dan misi Unair itu sendiri, serta ia menanyakan sinergitas antara BEM dan DLM unair yang peranannya masih terdapat kerancuan. Jawaban dari paslon 2 menyelaraskan program dengan motto Unair “excellence with morality”, dan refleksi visi misi Unair telah dicantumkan dalam misi nomor 5 dari paslon II. Kemudian mereka juga menjawab sBEM akan menjalankan tugasnya dengan mengandalkan jaringan aspirasi yang telah dimiliki oleh DLM untuk membentuk koordinasi yang lebih baik.

 

Berlanjut ke bagian 2...

 

Penulis : Tim Retorika


TAG#bem  #dinamika-kampus  #universitas-airlangga  #