.jpg)
Sejumlah mahasiswa baru Universitas Airlangga mengungkapkan bahwa rangkaian orientasi cukup membuat mereka kewalahan. Imut (nama samaran) dari FISIP mengaku kesulitan menyeimbangkan tugas yang dinilai kompleks dan menuntut selesai dalam waktu singkat. Sementara itu, Apel dan Jeruk (nama samaran), mahasiswa Fakultas Keperawatan menyatakan bahwa meskipun tugas yang diberikan tidak sebanyak fakultas lain, tekanan tetap dirasakan atas padatnya jadwal orientasi. Realitas ini membuat mahasiswa baru menghadapi tantangan adaptasi yang tidak kalah pelik.
Retorika.id - Pelaksanaan Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) Universitas telah dimulai sejak 31 Juli lalu hingga 9 Agustus 2025 mendatang. Rangkaiannya meliputi Amerta, Display UKM—yang dipersiapkan oleh panitia Amerta dari mahasiswa Universitas Airlangga—dan PKKMB Fakultas—yang dipegang langsung oleh mahasiswa dari fakultas masing-masing.
PKKMB Universitas dan PKKMB Fakultas yang ditangani pihak yang berbeda membuat rangkaian dari masing-masing acara pun juga berbeda. Mulai dari mata acara setiap harinya, penugasan untuk mahasiswa baru, sampai kelompok yang dibentuk untuk mahasiswa baru.
Hal ini menimbulkan munculnya beberapa keluhan dari mahasiswa baru yang telah mendapatkan rincian penugasan untuk PKKMB Universitas dan PKKMB Fakultas. Meski kedua kegiatan tersebut tidak bersinggungan,
tetapi pengumuman mengenai penugasan dan juga pembagian kelompok untuk masing-masing kegiatan cukup berdekatan satu dengan lainnya.
Imut, salah satu mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP), berbagi keresahannya mengenai situasi ini. Ia bercerita bahwa pada pelaksanaan PKKMB FISIP—United FISIP Orientation (UFO)—tidak diselenggarakan kegiatan bonding kelompok. Padahal kegiatan tersebut dapat dimanfaatkan untuk mengenal anggota masing-masing kelompok yang juga dapat dijadikan sebagai waktu mengerjakan penugasan UFO. Mahasiswa baru FISIP baru dapat berkumpul dengan kelompok masing-masing dan mengerjakan penugasan UFO pada tanggal 7 Agustus, yang sekaligus merupakan tenggat waktu penugasan kelompok. Sedangkan untuk menyelesaikan penugasan kelompok, dibutuhkan proses-proses lain yang membuat penyelesaian tugas tersebut memerlukan waktu.
Selain mendapatkan penugasan kelompok, mahasiswa baru FISIP juga mendapatkan penugasan pribadi setiap hari selama pelaksanaan UFO dengan tenggat waktu di hari yang sama. Imut berkata hal itu lah yang menjadi kesulitannya selama mengerjakan penugasan pribadi maupun kelompok untuk PKKMB Universitas dan PKKMB Fakultas.
Pernyataan serupa diberikan oleh mahasiswa baru Fakultas Keperawatan, Apel dan Jeruk. Pengakuannya, hingga awal Bulan Agustus belum semua tugas dari panitia orientasi diumumkan. Meski begitu, mereka menyebut bahwa tugas yang telah diberikan tidak sebanyak fakultas lain. "Cuma disuruh bikin ID card, notebook, dan hafalan lagu, sama bikin diary untuk nulis materi," pungkas Apel.
Kendati terlihat sederhana, realitas di lapangan cukup menyulitkan. Jadwal kegiatan orientasi dari universitas dan fakultas yang cukup padat menyulitkan keduanya untuk mengikuti dua orientasi sekaligus.
Berdasarkan pernyataan Apel dan Jeruk pihak Fakultas Keperawatan sendiri telah melaksanakan beberapa kali pertemuan secara daring, ketika pra-PKKMB tepat setelah rangkaian pengukuhan dan dua hari setelahnya. Setelah itu, belum ada informasi lebih lanjut mengenai agenda tambahan atau tindak lanjut kegiatan. Meski baru dilaksanakan sebanyak dua kali, aturan dalam pertemuan tersebut cukup ketat. Para mahasiswa baru harus senantiasa dalam kondisi stand by dan menyalakan kamera sepanjang pertemuan. Bahkan untuk hal kecil seperti ke kamar mandi pun, mereka diwajibkan untuk meminta izin terlebih dahulu.
Penulis: Dinda, Ve, Pinkan
Editor: Dwi Arbelia
TAG: #dinamika-kampus #pendidikan #universitas-airlangga #
LPM Retorika FISIP Unair
@lpmretorikafisip
@ngs5967e
@retorikafisipua