» Website: https://www.retorika.id » Email: redaksi@retorika.id, lpmretorikafisipua@gmail.com » Alamat: Gedung FISIP Unair, Jl. Dharmawangsa Dalam 4-6 Surabaya 60286 » Telepon: .

Liputan Khusus
Pekan Seni FISIP Virtual: Puncak Canda Cakrawala 2020 Berlangsung Meriah
31 Desember 2020 | Liputan Khusus | Dibaca 96 kali
Pekan Seni FISIP Virtual: Puncak Canda Cakrawala 2020 Berlangsung Meriah: sumber: Foto: Youtube FISIP TV
Untuk pertama kalinya, pekan seni FISIP diadakan virtual di kanal Youtube FISIP TV. Sebelumnya, sejak tanggal 5 Desember 2020, acara ini terus memberikan rangkaian acara virtual pada media sosial dan webinar. Mulanya acara ini hanya dapat dinikmati dalam kampus, tetapi kini puncak acara Canda Cakrawala 2020 dapat dinikmati dari rumah dan dapat ditonton oleh semua orang. Penampilan juga sangat kompleks, tidak hanya seni tetapi juga kewirausahaan.

retorika.id- Usai tiga minggu berjalan, puncak dari pekan seni Fakultas Ilmu Sosial dan Politik (FISIP) Canda Cakrawala 2020 akhirnya tayang di Youtube pada Rabu (30/12/2020). Acara ini merupakan program kerja dari Kabinet Berani BEM FISIP Universitas Airlangga. Selain sebagai bentuk perhelatan seni dan budaya, acara ini juga bertujuan untuk melestarikan para seniman lokal dan mempromosikan UMKM (Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah).

Jika sebelumnya acara di selenggarakan dalam kampus, maka untuk pertama kalinya, Canda Cakrawala 2020 ditampilkan dalam gedung dan direkam untuk dimuat pada media sosial serta Youtube. Dengan menggaungkan jargon ‘Berkarya Tanpa Batas’, acara tersebut mempersembahkan karya-karya dari acara musik, tarian tradisional, karya seni, dan persembahan produk-produk UMKM.

Acara ini diawali dengan konten-konten virtual yang dimuat dalam live report Instagram dan Twitter Canda Cakrawala. Beberapa potongan acara terangkum dalam live report tersebut. Sedangkan untuk acara secara keseluruhan akan ditayangkan melalui channel Youtube FISIP TV usai acara berakhir.

Mulanya, serangkaian Canda Cakrawala 2020 yang dimuat dalam media sosial diawali dengan webinar kesenian dan kebudayaan. Webinar ini membahas macam-macam kesenian yang wajib diketahui oleh mahasiswa seperti cerita rakyat, dan warisan budaya lainnya. Kemudian, Digital Marketing UMKM yang menghadirkan Plantmate.co, Narwastu, Nena’s Kitchen, dan SDTG. Empat UMKM tersebut memberikan latar belakang inovasi dan pengalaman mendirikan

®iklan

Pasang iklan di sini!
Hubungi » lpmretorikafisipua@gmail.com

®iklan

UMKM.

Sedangkan Digital Workshop Kesenian, berisi konten-konten tips bagaimana menggunakan media sosial. Dilanjut dengan Pekan Seni FISIP virtual, di mana pentas seni ditampilkan dalam media sosial meliputi ilustrasi budaya, Fisip Young Idol, dan Fotografi. Pentas seni diikuti oleh mahasiswa FISIP dari berbagai angkatan dan program studi. Serangkaian acara kemudian diakhiri dengan puncak Canda Cakrawala yang sangat ditunggu-tunggu di Youtube FISIP TV.

Puncak dari acara ini diselenggarakan pada pukul 19.00 WIB di Youtube FISIP TV, diawali dengan sambutan Dekan FISIP Unair, Prof. Dr. Bagong Suyanto Dra., MSi. Dalam sambutannya, Prof. Bagong menjelaskan bahwa acara ini akan memberikan ide-ide inovatif.

Acara berlangsung selama satu jam 14 menit, dipandu oleh Dimas Rahmadiansyah selaku MC. Pada babak pertama, penonton disuguhi berbagai penampilan seni. Acara kedua, dilanjutkan dengan sambutan ketua pelaksana Canda Cakrawala 2020 sekaligus Menteri Seni Budaya, Hardiansyah Maulana Dewa dari Ilmu Komunikasi 2018 serta Ketua BEM FISIP Unair, Manuel Agri.

“Kita ingin mengangkat  budaya lokal, khususnya jawa Timur, di mana saat banyak sekali budaya yang perlu untuk dilestaraikan. Baik budaya modern, K-Pop, Pop, Pop Culture, dan lain sebagainya. Kami panitia berharap semoga apa yang kami laksanakan, apa yang kami berikan kepada seluruh masyarakat, khususnya masyarakat FISIP, bisa bermanfaat bagi semuanya,” ujar Hardiansyah Maulana Dewa.

Tak jauh beda dengan Dewa, Agri juga menuturkan jika acara ini mengutamakan kerakyatan. “Nah kerakyatan siapa yang akan kita capai di sini, terutamanya adalah rakyat Surabaya dan juga rakyat Jawa Timur. Karena kami sadar, sebagai mahasiswa ilmu sosial dan ilmu politik tentunya memang sudah tugas kami dan seyogyanya kami memang harus kembali pada masyarakat dan mengabdi pada masyarakat.”

Setelah acara sambutan berlangsung, penampilan seni pertama adalah seni musik angklung yang merupakan kesenian asal Jawa Barat. Musik angklung diaransemen dengan alat musik lain seperti tong, simbal dan lainnya sehingga menghasilkan musik tongklek.

Setelah penampilan dari seni musik angklung, dilanjutkan persembahan dari Karawitan Sinar Budaya dengan Tari Tradisional Remo. Terlihat empat orang penari di atas panggung, diiringi oleh musik yang berada di sisi kanan kiri panggung. Penari nampak memenuhi panggung sehingga tidak terkesan monoton, terlebih untuk penampilan yang disajikan dalam video.

Fasilitas panggung juga didukung oleh tata pencahayaan yang apik sehingga memberikan kesan menarik. Acara pun dilanjut dengan campur sari. Terlihat dua orang penyanyi yang tetap diiringi oleh gamelan. Di sela-sela nyanyian tersebut, dibarengi juga tarian tradisional berselendang.

Acara kelima dilanjutkan dengan teater pendek oleh dua aktor yang berdandan lucu sambil membawakan narasi monolog satir. Setelah teater usai, pemandu acara beserta satu mahasiswi Antropologi 2018, Audrey mereview produk UMKM Plant.co. seraya memakai baju kaos dari SDTG.

Pada babak kedua dengan durasi satu jam delapan menit diawali dengan dance modern yang kemudian dilanjutkan dengan kombinasi musik dan tarian tradisional. Setelahnya, penampilan dari Ludrukan Nom-Noman Tjap Arek Soeroboio (LUNTAS). LUNTAS merupakan teater ludruk yang diperankan oleh pemuda-pemudi Surabaya yang diawali dari Tari Remo, dan kidungan jula-juli, kemudian dagelan.

Namun, karena keterbatasan waktu, para pemain LUNTAS memulai penampilan dengan perbincangan-perbincangan dan aksi lucu khas Surabaya. Setelahnya dilanjutkan dengan Tari Saman dan penampilan teater pendek. Setiap babak diakhiri dengan review produk UMKM, yang mana pada babak ini juga mereview produk dari Narwastu.

Pada babak ketiga, dengan durasi 55 menit, diawali dengan sambutan penutupan oleh pemandu acara dan tetap dilanjutkan penampilan teater pendek oleh aktor pada babak satu dan dua. Teater tersebut merupakan klimaks serta akhir dari cerita yang disajikan. Akhir dari teater juga menampilkan puisi dari Puisi Kamar (PUSKA) yang membawa suasana cerita berakhir ironi.

Setelah teater berakhir, terdapat acara musik oleh band Sengkuni yang membawa genre rock serta lagu “Dogma”. Lalu, disusul penampilan dari band Skunks Band yang membawa genre reggae yang dipadukan musik jazz dengan saxophone.

Acara musik pun ditutup sebagaimana babak satu dan dua, yaitu review produk dari Nena’s Kitchen. Pesan penutup singkat di sampaikan oleh Fando Adila, founder dari Mervest Ventures Internasional, sebuah akademi siber internasional.

Penulis: Kezia Putri B & Aulia Az-Zahra Salsabilla

Editor: Aisyah Amira Wakang


TAG#bem  #budaya  #event  #fisip-unair