» Website: https://www.retorika.id » Email: redaksi@retorika.id, lpmretorikafisipua@gmail.com » Alamat: Gedung FISIP Unair, Jl. Dharmawangsa Dalam 4-6 Surabaya 60286 » Telepon: 081281600703.

Life Style
Bukit Kapur Gosari Diserbu Para Pemburu Likers dan Followers
21 Maret 2017 | Life Style | Dibaca 766 kali
Mencari spot swafoto yang menarik? Coba saja datangi destinasi unik di Gresik bernama Gunung Kapung Gosari. Pemandangan yang tak biasa disuguhkan menambah daya tarik tersendiri bagi para pecinta media sosial untuk diabadikan.

retorika.id - Gunung Kapur Gosari (Gresik) yang terletak di tengah-tengah kecamatan Ujung pangkah ternyata menyimpan keindahan yang tidak disengaja. Jalanan menuju pusat penambangan yang biasanya dilalui oleh para pekerja dan juga truk pengangkut batu kapur, dolomite, dan sejenisnnya, kini ramai dikunjungi oleh para remaja pemburu likers dan followers.

Tambang batu yang luasnya sekitar 25 kilometer persegi ini memiliki sekitar 4 lubang penambangan. Rata-rata para penambangan di sini masih menggunakan cara tradisional dengan menggunakan alat-alat kecil

®iklan

Pasang iklan Anda di sini!
Hubungi » 082112438727

®iklan

seperti gergaji, dan sebagainya. Meski masih menggunakan alat-alat tradisional, tetapi mereka mampu melubangi wilayah gunung kapur dengan diameter seluas 100 meter serta dengan kedalaman hampir mencapai 500 meter.

Terdapat satu tempat yang unik, di mana tempat inilah yang menjadi sasaran para muda-mudi pemburu likers. Di ujung barat laut tempat penambangan ini, ada satu lubang penambangan yang terisikan oleh air hujan, dan lubang ini membentuk menyerupai kawah gunung berapi. Luas dan kedalamannya hampir sama dengan lubang-lubang penambangan yang lain. Hanya saja lubang ini memiliki daya tarik karena adanya air yang tergenang dengan warna biru kehijauan akibat pantulan sinar matahari dan pembiasan mikroba yang ada di dalam air tersebut.

Menurut para pekerja di sana, mereka mengaku bahwa kubangan ini mulai ramai dikunjungi oleh para muda-mudi untuk berswafoto semenjak tiga minggu yang lalu. Rudianto mengaku kedatangan anak-anak muda ini tidak mengganggu para pekerja. “Sejak tiga minggu yang lalu kubangan itu tiba-tiba rame, Mbak. Kami biasa-biasa saja dengan kedatangan mereka, malah kita senang, karena tempat ini jadi rame, bisa terkenal, padahal hanya kubangan yang terkena air hujan”, ujarnya.

Demi memburu like di media sosial, anak muda zaman sekarang rela melakukan apapun untuk mendapatkan spot yang bagus dan menghasilkan foto yang bagus agar bisa eksis di media sosial. Salah satunya dengan mendatangi Gunung Kapur Gosari ini. “Tempat ini bagus, kayak di kawah gunung, kita cari yang murah dan dekat saja, toh hasil fotonya hampir mirip, malah membuat teman-teman saya iri dan penasaran “ tutur Lina (19 tahun) yang merupakan salah satu pengunjung. (En/Red)

 

-Diva Aliffani-


TAG#inovasi  #lingkungan  #tradisi  #